Apa Beda Money Games Dan Bisnis Jaringan?

Kumpulan Tips, Trik, Cara Mendapatkan Uang dari Internet dan Tips Lainnya

Selasa, 10 April 2012

Apa Beda Money Games Dan Bisnis Jaringan?

Apa Beda Money Games Dan Bisnis Jaringan? Bisnis jaringan berbeda dengan money game yang sering menamakan dirinya sebagai bisnis jaringan, Sebenarnya money game disebut juga sebagai sistem penjualan piramid dimana sistem ini ilegal, kenapa? karena tidak ada perpindahan produk atau jasa yang bisa dinikmati. Saat ini bisnis jaringan (MLM) di Indonesia mempunyai wadah yaitu APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia.

Banyak teman-teman yang berpikir bahwa bisnis jaringan (MLM) menjual produk murah dengan harga mahal. Dalam hal ini kalau kita mengatakan mahal atau murah tentunya ada yang dibandingkan dan apakah memang perusahaan MLM melakukan hal tersebut.

Kalau kita mau menelusuri sebenarnya harga produk yang terjadi dari sistem pemasaran konvensional setelah dari pabrik mengerluarkan harga pokok produksi sebelum terjadi harga konsumen sebelumnya ditambahkan keuntungan untuk distributor besar terus keuntungan untuk agen, kemudian keuntungan buat grosir, terus ke pengecernya. Belum lagi ketika pabrik melakukan promosi di TV, majalah, iklan, armada transport dan biaya-biaya lain untuk menarik biaya konsumen.

Sehingga kalau kita faham akan hal di atas, kita akan tahu kalau bisnis jaringan (MLM) tidak jauh beda dengan bisnis konvensional lainnya. Lalu, apakah anda masih ragu dengan bisnis jaringan? Sebuah kesalahfahaman yang terjadi terhadap bisnis jaringan (MLM) membuat banyak orang alergi. Memang ada baiknya kita menelaah dulu sistem atau marketing plannya apakah ini MLM atau money game. Sebelum kita menyatakan sebuah bisnsi itu money game maka lihatlah perbedaanya seperti yang saya sebutkan di atas.

Semoga artikel tentang Beda Money Games Dan Bisnis Jaringan ini bermanfaat dan menjawab keraguan akan bisnis jaringan.

(Sumber : http://bisnisgoldenlife.blogspot.com/)

Apa Beda Money Games Dan Bisnis Jaringan? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ilawati Pristiani

0 komentar: