Bagaimana Sih Membaca Pikiran Pembeli?

Kumpulan Tips, Trik, Cara Mendapatkan Uang dari Internet dan Tips Lainnya

Sabtu, 05 Februari 2011

Bagaimana Sih Membaca Pikiran Pembeli?

Bagaimana Sih Membaca Pikiran Pembeli? - Dalam berbisnis apalagi yang berhubungan dengan menjual. Kita perlu membaca pikiran pembeli. Baik berbisnis secara offline atau pun berbisnis di rumah secara online (kerja online). Membaca pikiran pembeli ternyata sangat penting. Dengan tahu pikiran pembeli, kita jadi tahu apa kebutuan mereka. Dan setelah mengetahui kebutuhan mereka. Kita pun mudah menawarkan produk yang memang sesuai dengan kebutuhan mereka tersebut. Benar, begitu kan?
Dalam dunia nyata, cara membaca pikiran biasa dilakukan lewat komunikasi langsung dengan memperhatikan dua hal. Yaitu bahasa yang diucapkan dan lewat gerak-gerik tubuh (bahasa tubuh). Persoalannya, dalam dunia maya, kita seringnya berkomunikasi secara tak langsung. Atau dengan kata lain kita cuma bisa memperhatikan sisi bahasanya saja. Lalu bagaimana? yang pertama perlu anda pahami adalah mengenali dan memahami tingkah laku manusia secara umum. Perlu anda tahu kalau:
  • Kebanyakan orang tak puas dengan kondisinya saat ini. Selalu melihat rumput tetangga lebih “hijau”.
  • Tidak sedikit orang yang kurang memiliki sikap percaya diri.
  • Banyak orang takut menyatakan penolakan.
  • Mayoritas orang menghindari ketidaknyamanan atau kesakitan. Ketika kondisi itu hinggap, orang itu sesegera mungkin berusaha menghilangkannya.
  • Ketika seseorang ingin sesuatu, mereka menginginkan secepatnya. Bukan tahun depan, tapi sekarang!
  • Orang akan mengambil keputusan yang sudah berhasil pada orang lain. Atau singkatnya sudah terbukti!
Kedua, pastikan unsur-unsur itu secara langsung maupun tidak, sudah anda masukkan dalam segenap media promosi anda. Sales copy, banner, email marketing, dan lainnya sudah anda susupi pesan-pesan tersebut.

Ketiga, untuk mengetahui apa yang ada dalam pikiran (calon) pembeli, anda bisa bersikap pasif atau aktif. Pasif artinya anda tinggal menunggu respon dari mereka. Menunggu mereka menghubungi anda, baru anda balik menghubungi. Aktif artinya anda aktif mengirim email mereka. Anda lakukan follow up. Anda dekati mereka.

Nah, pada saat anda berkomunikasi dengan mereka itu, anda gali apa kebutuhan, keinginan, dan hasrat spesifik konsumen tersebut. Dari sana anda bisa mulai membaca apa yang ada di benak pikiran mereka. Selanjutnya siapkan pesan yang tepat yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan hasrat mereka.

Mudah-mudahan dengan artikel ini kita bisa membaca sedikit banyak tentang pikiran pembeli. Semoga bermanfaat...

Terimakasih telah membaca artikel yang berjudul Bagaimana Sih Membaca Pikiran Pembeli?
Kunjungi juga blog saya yang lainnya yaitu Rujukan Motivasi, Inspirasi dan Bisnis dan blog rahasia berpikir positif..

Bagaimana Sih Membaca Pikiran Pembeli? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ilawati Pristiani

0 komentar: